Rotary Engine
Oleh: Joko Sulityono
Ide rotary engine ini sudah dikenal sejak lama (Felix Wankel: 1954), yang mana perbedaan dengan mesin recipro piston biasa adalah tidak perlunya perubahan energi gerak dari gerak lurus piston ke gerak putaran roda. Pada rotary engine ini fungsi piston serta connecting rod atau batang engkol di rangkap oleh rotor yang berbentuk seperti segitiga sama-sisi, dengan bagian tengah berupa roda gigi untuk berputar pada sumbu eksentrik. more…
Siklus 2-Tak Mesin Diesel
Oleh: Jayan Sentanuhady
Motor diesel dikategorikan dalam motor bakar torak dan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Penggunaan motor diesel bertujuan untuk mendapatkan tenaga mekanik dari energi panas yang ditimbulkan oleh energi kimiawi bahan bakar, energi kimiawi tersebut diperoleh dari proses pembakaran antara bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar. more…