<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>gudangilmu.org</title>
	<link>http://gudangilmu.org</link>
	<description>Gudangnya Pengetahuan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jan 2008 02:46:44 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Siklus 2-tak Mesin Diesel (part-3)</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady

Sebelum membaca artikel ini silahkan baca terlebih dahulu artikel Siklus 2-tak Mesin Diesel (part-1),  Siklus 2-tak Mesin Diesel (part-2) dan artikel tentang pembilasan searah. 

b. Langkah Ekspansi dan Buang
Langkah ekspansi dan buang dimulai setelah terjadinya tekanan maksimum di dalam silinder akibat terbakarnya campuran bahan bakar dengan udara.Share
 </description>
		<link>http://gudangilmu.org/2008/01/08/siklus-2-tak-mesin-diesel-part-3/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Siklus 2-tak Mesin Diesel (part-2)</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady

Sebelum membaca artikel ini silahkan baca terlebih dahulu artikel Siklus 2-tak Mesin Diesel (part-1) dan artikel tentang pembilasan searah. 

Motor bakar yang beroperasi dengan siklus operasi dua langkah digambarkan sebagai berikut :Share
 </description>
		<link>http://gudangilmu.org/2008/01/04/siklus-2-tak-mesin-diesel-part-2/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Future Engine (part 1)</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady

Persyaratan emisi gas buang yang semakin ketat terutama di negara-2 maju akan mempengaruhi perkembangan mesin kendaraan dimasa-masa akan datang. Dan ini merupakan tantangan besar bagi para engineer untuk mendevelop mesin yang lebih ramah lingkungan. Sebenarnya perkembangan fuel cell dapat menjadi alternatif yang menjajikan dalam hal keramahan dengan lingkungan. ...</description>
		<link>http://gudangilmu.org/2007/12/10/future-engine-part-1/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pembilasan Searah Mesin Diesel</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady 

Motor diesel yang berdaya besar yang memiliki siklus dua langkah umumnya memiliki efisiensi volumetrik yang lebih besar bila dibandingkan dengan motor diesel dengan siklus empat langkah, oleh karena dewasa ini mesin diesel dengan kapasitas besar, rata-rata mengunakan siklus dua langkah. Faktor penting dalam siklus operasi dua langkah adalah pembilasan, ...</description>
		<link>http://gudangilmu.org/2007/12/10/pembilasan-searah-mesin-diesel/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Water as Fuel?</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady

Bahan bakar (fuel) umumnya dari bahan-2 hidrokarbon seperti metan, propan, heptan, batu bara, arang, dll. Bahan bakar tersebut tersusun dari unsur carbon dan hydrogen.  Tetapi hidrogen saja juga bisa dijadikan bahan bakar layaknya bahan bakar hidrokarbon. Jika bahan bakar hidrokarbon umumnya didapat dari bahan bakar fosil, bahan ...</description>
		<link>http://gudangilmu.org/2007/12/08/water-as-fuel/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kapasitas DVD</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady

Piringan DVD banyak sekali macamnya, tetapi pada dasarnya jika melihat kapasitasnya DVD diklasisfikasi menjadi 4 macam.Share
 </description>
		<link>http://gudangilmu.org/2007/12/07/kapasitas-dvd/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Klasifikasi Mesin Diesel</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady

Motor diesel (sering pula disebut "compression ignition engine") dapat diklasifikasikan berdasarkan susunan silinder, siklus kerja, sistem pendinginan, pengoperasian injektor, pemasukan udara dan bahan bakar.Share
 </description>
		<link>http://gudangilmu.org/2007/12/06/klasifikasi-mesin-diesel/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Memahami Format Video</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady

PAL (Phase Alternating Line) Video:
Bitrate Video:
sampai 9.8 Mbps* (9800 kbps*) untuk video MPEG2
sampai 1.856 Mbps (1856 kbps) untuk video MPEG1Share
 </description>
		<link>http://gudangilmu.org/2007/12/05/memahami-format-video/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Apakah ada detonation di dalam mesin?</title>
		<description>Oleh: Jayan Sentanuhady

Salah kaprah, itulah kata yang tepat untuk untuk yang menyebut knocking sebagai detonation (tidak ada terjemahan dalam bahasa Indonesia, kalo dipaksa di-indonesia-kan, tidak salah disebut detonasi sebagai kata pengganti detonation). Sehingga menjadi umum bahwa bunyi knocking dalam mesin di sebut sebagai detonasi ? semudah itukah? Jawabanya tidak. Share
 </description>
		<link>http://gudangilmu.org/2007/11/28/apakah-ada-detonation-di-dalam-mesin/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Rotary Engine</title>
		<description>Oleh: Joko Sulityono

Ide rotary engine ini sudah dikenal sejak lama (Felix Wankel: 1954), yang mana perbedaan dengan mesin recipro piston biasa adalah tidak perlunya perubahan energi gerak dari gerak lurus piston ke gerak putaran roda. Pada rotary engine ini fungsi piston serta connecting rod atau batang engkol di rangkap oleh ...</description>
		<link>http://gudangilmu.org/2007/11/28/rotary-engine/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
